23 Juni 2009

I Love You with All of My Heart

When I look into your eyes I see everything true.
When I hold you, I feel all of you,
When I kiss you everything goes right,
When I hold your hand, I have to hold on tight.
When we first met I didn't know what to do,
When we met I didn't see the true you.
We have been friend and the best of friends,
Now we are together I hope our friendship never ends.
We are together now, and I feel we shall never part,
But remember always and forever I love you with all of my heart.
from: www.poemslovers.com

16 Juni 2009

Bertemu Teman Lama

Teman lama yang baru bertemu lagi minggu lalu di jalan Merdeka Depok Timur. Namanya Eka Dewi Agustina. Teman ibu dari SMP sampai SMA. Teman yang pernah sebangku dan selalu bersama dalam mengerjakan tugas he he he he :D.

Mengingat yang Dulu

Inilah teman-temanku (tepatnya sih para senior di kampus Undip dengan jurusan berbeda yang 'nyomblangin' Pak Rusli dengan ibu duuuluuu kala (he he he he :D). Nama-namanya ada yang masih ingat, tapi ada juga yang sudah lupa. Teman yang masih berhubungan dengan kami saat ini ya Mas Jojo alias Mas Rahardjo (di sebelah kanan Pak Rusli yang berbaju kotak-kotak cokelat) (sobatnya Pak Rusli sewaktu kuliah di Teknik Mesin dulu) dan Mbak Anita (berkerudung putih dan bajunya warna biru yang duduk di sebelah kiri ibu) (teman ibu satu kost pertama kali di Tembalang dan ternyata, Mbak Anita ini sudah jadi istrinya Mas Jojo sekarang, ehm kalau jodoh memang nggak kemana yaa).

Ini keluarga besarnya Pak Rusli sewaktu menghadiri wisuda sarjana tekniknya di Undip. Semuanya hadir, dari kakak kandung dan kakak iparnya serta keponakannya dari yang masih bayi sampai yang sudah kelas 6 SD waktu itu. Ramai banget dehhh :D Big Family nihh. Di sinilah, Ibu dikenalkan dengan semua keluarganya termasuk dengan ibunya he he he (dag dig dug dehh waktu itu).

10 Juni 2009

Dari Pasar Rebo hingga Cibitung

Buku terjemahan ibu yang ditunda dulu entah sampai kapan karena sedang diperbantukan untuk mengerjakan proyek Depag dan proyek-proyek lainnya. I missed it. OOOhhhh mendingan baca ini deh daripada buku yang membuatku 'termehek-mehek' seperti sekarang ini (sedang mengerjakan naskah baru 'agama Islam' tapi isi dan bahasanya 'berantakan' banget menurut ibu).

Laskar terakhir MIPA plus Diman yang sedang memfoto. Sayang ya gelap karena blizt nya tidak digunakan. 'Mejeng' dulu sebelum ada pengumuman wajib lembur untuk proyek Depag.

Jaka Darma (seorang OB yang baik hati dan tidak sombong serta sering ngobrol dengan kita, ceile he he he he gubrakk) sedang membersihkan karpet saat kita semua juga bekerja. Oh ya, Jaka Darma juga sedang melanjutkan sekolah lagi ke jenjang yang lebih tinggi. Patut diacungkan jempol nih untuk semangat belajarnya yang masih 'menyala-nyala'. Tetap semangat ya, Jaka.

Nasi uduk untuk sarapan ibu yang dibeli via menitip Rizky Amalia di dekat rumahnya. Lumayan kenyang karena nasinya banyak dan harganya murah hanya Rp3000 saja. Ayo, siapa yang mau nitip lagi? (Promosi nih Ki).

Sarapan paginya Tri Cahyani di kantor Cibitung, ketoprak yang dibeli via menitip Rizky Amalia di UKI.


Aktivitas penumpang bis Pasar Rebo - Cibitung saat bis mulai melaju di tol. Ada yang ngobrol, ada yang merokok diam-diam (takut dimarahin sama 'para penumpang wanita' karena bau asap dan bikin polusi), ada yang melihat pemandangan sepanjang perjalanan, ada yang sedang telepon atau sms via Hp, ada yang tidur, dan banyak lagi deh. Wajah-wajah pekerja keras yang mencari sesuap nasi dan segenggam berlian, he he he he he. Sangat beruntung ya para penumpang bis jurusan ini karena tidak perlu berdesak-desakan seperti mobil juruisan lainnya, seperti mobil jurusan UKI - Cibitung. Maaf ya temans kalau mobil kalian membuat kalian harus bersempit-sempit ria he he he he (untuk temans jurusan UKI - Cibitung).

Ada Deniyati Sartika dan Ika Retno sebagai salah satu penumpang tetap bis jurusan Pasar Rebo - Cibitung.

Ada bubur kacang hijau dan ketan hitam di Pasar Rebo. Ehm, bubur ketan hitamnya enak banget lho. Teman-teman kantor juga pernah 'menitip' dibelikan bubur ini untuk sarapan di kantor atau dimakan saat snack time (pukul 15.00 atau pukul 11.00 WIB).

Ada bubur ayam di Pasar Rebo dan 'Si Abang' sudah mengenal kita sebagai salah satu pelanggan setianya.

Kebiasaan Wahyu Sumitra jika datang ke 'pangkalan' bis di Pasar Rebo adalah membeli air minum mineral yang akan menemaninya sarapan pagi di bis atau di kantor. Piissss man, he he he he. Ketahuan khan salah satu kebisaannya Wahyu.

Let's Go Green

Ibu menemukan 'hal aneh' di salah satu pabrik yang letaknya jauh dari Jakarta. Tepatnya, di kawasan industri MM2100, Cibitung-Bekasi. Sungguh sangat memprihatinkan keadaan tersebut. Sewaktu orang lain menyerukan untuk membuang sampah pada tempatnya dan memanfaatkan kembali sampah plastik, kertas, kaleng, ban bekas, dan kaca, di sini memperlihatkan hal yang sebaliknya. Kebersihan itu penting! Dengan bersih, hidup menjadi sehat. Jika kita sehat, semua kegiatan dapat dilakukan dengan baik. Akibatnya, hasil yang ingin dicapai terpenuhi. Dengan hidup bersih, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat pula. 'Aura' yang ditimbulkan menjadi positif sehingga 'otak' kita akan menerima dan mengeluarkan hal yang positif. Apa yang terjadi jika lingkungan kita dikelilingi oleh sampah? Meskipun itu hanya sampah kertas, kardus, atau plastik. Ayolah, teman! Jagalah lingkungan kita agar tetap bersih dan sehat. Lakukan hal itu dari diri sendiri dulu dengan tidak merokok, membuang sampah, atau meludah di sembarang tempat. Lakukan hal yang kecil dan bernilai positif dari diri sendiri agar kita dapat menuai hasil yang sama esok hari. Go Green Indonesia. Let's Go Green.

Apa yang kamu rasakan saat makan siang jika letak kantinnya berdampingan dengan tempat pembuangan sampah? Ehm, apakah ada 'makhluk aneh' yang menghampiri saat makan siang?

Ayo, lakukan pemilahan sampah plastik. Kurangi pemakaiannya dengan memanfaatkannya untuk kepentingan yang lain. Jangan biarkan sampah plastik mencemari lingkungan kita. Sebenarnya, ini bukanlah contoh pemanfaatan sampah plastik yang baik karena sampah tersebut hanya dibiarkan begitu saja.

Sampah yang tak terurus di halaman belakang juga dapat mencemari lingkungan. Ini bukanlah pemandangan yang 'mengasyikan'.

Tumpukan sampah yang menggunung dapat mengurangi keindahan lingkungan.

18 Mei 2009

Ancol, Here We Come!

Senangnya Retsi diajak jalan-jalan ke Ancol. Senyumnya membuat kami, ibu dan bapak, bahagia.

Di pintu masuk Sea World ada ikan hiu yang menembus dinding. Ehm, ide yang kreatif. Bagus juga, khan patung ikan hiu yang menempel di dinding tersebut.

Foto dulu di depan pintu masuk Sea World yang ada deretan bangkunya. Eit, ada kepala kuda laut nih di sini (patungnya githu).

Di dalam perpustakaan mini di Sea World. Retsi senang banget karena banyak buku bergambar yang membahas tentang ikan dan sejenisnya. Bukunya berwarna dan Sea World juga menerbitkan buku sendiri khusus untuk anak-anak.

Wahana Jet Coaster di Dufan dilihat dari kereta gantung. Wiikkss katanya Retsi juga mau naik yang ini kalau ke Dufan nanti. He he he he, memangnya anak kecil ada yang boleh naik wahana ini, ya? Kita lihat saja nanti, deh.

Wahana Atlantis dilihat dari kereta gantung. He he he he hayoo ketahuan yaa lagi pada ngapain nihh . . . :D

Foto dulu bersama Retsi setelah turun dari kereta gantung. Waktunya go home, nih karena sudah sore dan sudah capek.

Cerianya bapak dan Retsi di dalam kereta gantung.

Tanggal 9 Mei 2009, kami semua berencana untuk pergi ke Taman Safari Indonesia (TSI) yang letaknya di Cisarua Bogor. Karena bapak semalam pulangnya larut malam dan kecapekan setelah perjalanan dari kantor dan pabrik yang ada di Karawang, jadi diputuskan untuk ke Ancol saja. Kata bapak nih, ia tak sanggup untuk 'bermacet-macet ria' karena kondisi tubuhnya sedang flu. Yo, wis ndak masalah lah yang penting khan bisa jalan-jalan juga, khan. Eh pas mau berangkat, bapak mengecek kameranya dan ia terkaget-kaget. Waaduuh, kok settingan menunya untuk tanggal dan kejelasan gambarnya berubah yaaa. Haaa, waakkss. Terus dilihatin deh, apakah kamera masih bisa digunakan atau tidak meskipun settingan menunya lagi kacau balau. Waktunya sudah mepet nih. Khan, sudah semakin siang. Ternyata, setelah diuji dengan memfoto beberapa objek nggak penting di depan rumah, taarrraaa bisa kok. Yup, berangkat deh kita ke Ancol. Rencananya nih bapak membolehkan Retsi untuk masuk ke semua wahana di Ancol, kecuali Atlantis dan Dufan. Hee heee sedapnya nih, batin ibu. Perjalanan dari rumah ke Ancol lancar dan sempat mampir dulu Ke McDonald's di Cibubur Junction buat beli bekal selama di jalan nanti. Hanya beli burger dan kentang serta untuk bapak sih minta dibelikan gourmet wrap. Terus, ibu tanya dong, buat makan siangnya nanti bagaimana? Kata bapak nih, kita beli aja di resto cepat saji yang ada di Ancol. Nah, beres khan untuk 'urusan perut'. Puasss banget deh 'ngubek-ngubek' Ancol. Senang banget yaa pergi bersama dengan keluarga.

15 Mei 2009

Si cantik dengan Hanboknya

Sewaktu browsing internet tentang Hanbok, ibu menemukan foto ini nih, pas banget ya wajahnya. Wajahnya pas banget dengan wajah wanita Asia yang manis, cantik, dan menarik. Nggak akan bosen deh para pria untuk memandangnya. Wanita ini memang cantik yaa . . . Ibu hanya menyerukan bahwa semua wanita itu cantik karena setiap wanita dilahirkan dengan kecantikan yang khas. So, banggalah wahai para wanita dengan predikat yang melekat di diri kita. Baik sebagai anak, istri, ibu, atau pun belahan jiwa.